apapun yang terjadi...fish my soul hahahhahahahah :lol:
Minggu, 25 September 2011
Senin, 19 September 2011

Salam Baronang Mania.
Aneh ya, begitu banyak ikan di laut tapi kok kita2 fokus hanya di mancing baronang. Hal ini pun saya alami sendiri dulunya. Awalnya di Muara Baru saya melihat Baronang Mania yg duduk santai di atas kerendeng, nyentak joran tegek lalu ujung jorannya langsung melengkung beberapa ruas di- permainkan baronang yg ternyata cuma tompel 5 jarian. Tapi itu asyik seru bukan main, karena disitu Baronang Mania harus menahan joran tegeknya yg diajak bermain ke kiri dan ke kanan sebelum akhirnya baronang dapat diangkat. Selain itu juga saya melihat perlengkapan yang dibawanya cukup simpel yaitu cuma joran tegek dan kerendeng untuk tempat ikan, tempat duduk juga dijadikan tempat menyimpan kenur, pelampung, timah dan garongan. Untuk umpannya lebih hemat lagi, cuma kerokin lumut di tembok batere atau batu, sudah jadi. Makanya dari hal- hal itulah akhirnya saya jadi "fall in love" mancing baronang.
Untuk itu kali ini saya akan coba membahas mengenai alat2 & teknik2 mancing baronang yang biasa dipakai oleh Baronang Mania selama ini. Seperti: Joran, Pelampung, Kenur, Umpan, Rangkaian pancing dan Lokasi.
Semoga artikel ini dapat berguna untuk para New Baronang Mania.
1. JORAN.
Biasa Baronang Mania nyebutnya "tegek". Panjangnya biasa 4,5 - 5,5 m model antena tidak ada kolongan cincin, dudukan ril dan terdiri dari 7 - 8 ruas. Ada yang ruasnya panjang ada juga yang ruas pendek. Sebaiknya pilih joran yg lentur hanya pada 2 - 3 ruas dari ujungnya saja jangan keseluruhan batang jorannya lentur. Karena kalau terlalu lentur akan menyebabkan ikan mudah lolos dari sambaran pancing garong. Sebaliknya jika terlalu kaku kenur sering putus disimpulnya saat joran disentak.
Bahan dasar joran tegek ini bermacam-macam. Ada yang terbuat dari grafit, carbon, ataupun campuran dari keduanya. Malah katanya ada yang dari kevlar.
Karakteristik joran yang terbuat dari grafit umumnya kuat tapi berat & kaku kurang lentur, sehingga membuat tangan cepat lelah. Reaksinya terhadap sentakan juga terlalu berlebihan sehingga kenur sering menjadi korban.
Lain halnya joran yang terbuat dari carbon umumnya ringan tapi biasa tidak begitu kuat dan sangat lentur, sehingga reaksi sentakan menjadi sangat lamban. Ini akan merugikan karena pancing garong akan selalu terlambat menyergap mulut baronang. Jika sampai terpancing, ikan baronang pasti akan sulit diatasi agar tidak lari bersembunyi atau lepas karena pancing garong tidak menancap sempurna.
Joran tegek yang ideal untuk mancing baronang seharusnya hanya lentur di bagian ujung 1 - 3 ruas saja ( tergantung type ruas joran). Joran tersebut adalah campuran yang ujung 1 - 3 ruasnya terbuat dari carbon dan sisa ruas sampai ke pangkal terbuat dari grafit. Sehingga joran semacam ini bobotnya mantap tapi reaksi saat mendapat gaya sentakan secara tiba-tiba pun bisa cepat.
Sebelum membeli joran tegek pastikan untuk menguji reaksi jorannya terlebih dahulu. Tarik seluruh ruas joran hingga maksimum lalu coba sentakkan joran dengan mengayunkan pergelangan tangan. Idealnya seketika itu pula joran ikut naik, bukannya merunduk dulu baru naik.
Pemilihan panjang joran tegek biasanya disesuaikan dengan kedalaman dan lokasi pemancingannya. Tapi umumnya Baronang Mania gunakan panjang 4,5 - 5,5 m saja. Sedangkan joran yang panjangnya lebih dari 5,5 m hanya cocok digunakan pada tubiran sejauh 4 - 5 m kedepan dan sembari ngoyor (berendam).
Merek-merek yang biasa ada di pasaran dgn harga cukup terjangkau dan cukup baik kualitasnya adalah: Golden Fish, Daiwa, Sunlit Horse, Shimano, Golden Eagle dan Silstar.
Akhir kata joran tegek akan tetap berfungsi dengan baik apabila kita dapat merawatnya dengan cara, rutin membilasnya dengan air tawar sehabis dipakai mancing dan dilap kering serta hindarkan dari jatuh atau tertindih benda berat
JENIS-JENIS BARONANG YG SERING TERPANCING
Baronang (Rabbit Fish) tergolong ikan herbivora, meski demikian ia tdk menolak bila disodorkan udang rebon, nasi, kue pisang dll. Ikan baronang biasanya bergerombol di dkt bebatuan, karang atau di tiang2 dermaga/ bagan, sambil menggerogoti lumut atau teritip.
Anatomi tubuhnya pipih berwarna kecoklatan atau kuning dan di sirip punggung dan sirip bawahnya terdapat bisa yang dpt menyebabkan rasa nyeri, tetapi rasa nyeri itu akan hilang dengan sendirinya dalam waktu 1 -2 jam. Biasanya ada juga pemancing yang memberi minyak tawon atau balsem utk mengurangi rasa sakitnya.
Berikut ini saya lampirkan beberapa jenis baronang yang sering terpancing di kawasan Kepulauan Seribu, Pelabuhan Ratu dan Merak:
1. Baronang Tompel / Siganus guttatus
Tubuhnya pipih dan agak lebar, bertotol-totol dengan satu tompel yang agak besar berwarna kuning di punggung belakang. Perlawanannya nya cukup kuat sehingga banyak pemancing yg menyukainya. Umpan kegemarannya lumut, pisang, nasi atau pelet yg sdh dilumatkan. Panjang maksimumnya 35 cm
2. Baronang Kalung / Siganus doliatus
Disebut juga Kea-Kea karena di lehernya memang terdapat garis hitam yang menyilang sehingga tampak bagaikan mengenakan kalung. Dan di tubuhnya juga terdapat rona warna kuning dan putih, panjangnya maksimum 30 cm dan menyukai lumut.
3. Baronang Angin / Siganus javus
Tubuhnya menyerupai baronang tompel tetapi agak lebih panjang dan bermotif bintik2 di punggung atas dan garis terputus-putus di bagian bawah. Ikan ini bisa mencapai panjang 45 cm dan menyukai umpan lumut serta senang bermain di pertengahan dan di permukaan laut.
Anatomi tubuhnya pipih berwarna kecoklatan atau kuning dan di sirip punggung dan sirip bawahnya terdapat bisa yang dpt menyebabkan rasa nyeri, tetapi rasa nyeri itu akan hilang dengan sendirinya dalam waktu 1 -2 jam. Biasanya ada juga pemancing yang memberi minyak tawon atau balsem utk mengurangi rasa sakitnya.
Berikut ini saya lampirkan beberapa jenis baronang yang sering terpancing di kawasan Kepulauan Seribu, Pelabuhan Ratu dan Merak:
1. Baronang Tompel / Siganus guttatus
Tubuhnya pipih dan agak lebar, bertotol-totol dengan satu tompel yang agak besar berwarna kuning di punggung belakang. Perlawanannya nya cukup kuat sehingga banyak pemancing yg menyukainya. Umpan kegemarannya lumut, pisang, nasi atau pelet yg sdh dilumatkan. Panjang maksimumnya 35 cm
2. Baronang Kalung / Siganus doliatus
Disebut juga Kea-Kea karena di lehernya memang terdapat garis hitam yang menyilang sehingga tampak bagaikan mengenakan kalung. Dan di tubuhnya juga terdapat rona warna kuning dan putih, panjangnya maksimum 30 cm dan menyukai lumut.
3. Baronang Angin / Siganus javus
Tubuhnya menyerupai baronang tompel tetapi agak lebih panjang dan bermotif bintik2 di punggung atas dan garis terputus-putus di bagian bawah. Ikan ini bisa mencapai panjang 45 cm dan menyukai umpan lumut serta senang bermain di pertengahan dan di permukaan laut.
Tehnik dasar Mancing kakapputih alias si barramundi
Banyak yg bertanya mengenai tehnk dasar mancing kakapputih, sy ingin berbagi di thread ini . Memancing ikan kakapputih pertama kita harus mengetahui dimana sarang / tempat2 kakapputih banyak dijumpai seperti guguran bebatuan , pohon2 rubuh, patok -patok bambu dan wadas / palung di dasar sungai / muara. kedalaman minimal 1,5 meter up. Ada 3 tehnik dasar mancing kakapputih : yaitu dengan di koncer tehnik ini mudah dilakukan karena umpan tinggal di lemparkan saja dan joran di tancapkan di pinggir tanggul, tinggal menunggu ikan memakan umpan. Rangkaian pancing tunggal . kail di ikat di leader / gembes 60 lbs - 100 lbs. panjang leader 30 cm - 50 cm . Bisa jg leader di ikatkan ke kili-kili . Tehnik ngoncer sering juga dilakukan dengan aktif joran selalu di pegang dan kenur di tarik ulur perlahan-lahan agar udang putih hidup selalu aktif berenang menyelam . Dan ikan terangsang untuk memakan umpan. Hanya memang tehnik ini dilakukan dengan latihan rutin agar bs merasakan gerakan larinya udang / umpan hidup tsb , dan dg insting yg kuat . Biasanya tehnik ngoncer kail dikaitkan di ekor udang putih hidup.Saat umpan di makan ikan maka hrs ada efect back drop ( mengulur kenur 3- 5 meter ) baru joran di sentakkan saat kenur sdh menegang . Sehingga saat joran di tancapkan di tanggul kenur harus di jepit di karet di dekat gagang joran dan kenur di beri spare agar terulur 3- 5 meter. Kedua tehnik ngelicir atau gantung : Tehnik ini biasanya joran selalu aktif di pegang sambil kenur di mainkan pelan2 . Kecuali sekali2 joran bs saja di letakkan pasif dan umpan tetap tergantung minimal 60 % kedalaman air. Tehnik ini lebih efectif bila memancing di spot bebatuan atau rumpon atau patok bambu / rumpon pohon tumbang dan terjangkau joran jaraknya. Kail di ikatkan / di kaitkan di tanduk kepala umpan udang putih hidup ( bisa di ikat dengan benang ) . Saat umpan dimakan ikan maka joran hanya di turunkan 30 cm ke bawah dan langsung di sentakkan ( agar ikan tdk masuk ke rumpon ) . biasanya tehnik ini kail akan menancap di mulut ikan tdk smpai tertelan masuk ke perut ikan. Tehnik lainnya adalah dengan cara memakai umbul / pelampung ( bs di buat dari gabus / stryrofoam dllnya ) . Tehnik pakai pelampung biasa di lakukan di spot rumpon 2 yg tdk terjangkau joran. Cara pemasangan umpan dan cara menyentak joran sama dengan tehnik ngelicir / gantung . hanya tehnik ini lebih bs di lihat mata saat umpan dimakan ikan , pelampung akan langsung tersentak masuk kedalam air. Jadi dibutuhkan konsentrasi yg ektra untuk melihat pelampung dan reflek menyentakkan joran. Tehnik lainnya adalah dengan cara jegger / tenggar . biasanya tehnik ini pakai umpan hidup berupa ikan hidup ( anak belanak ukuran 5 - 10 cm , ikan gabus , mujair , anak bandeng , boso dllnya ) . Tehnik ini biasa dilakukan pada malam hari. umpan di gantung 15 - 30 cm dalam nya dari permukaan air . di atas leader di beri timah bolong yg cukup besar . Umpan di tempatkan di pinggir bebatuan atau rumpon atau tepi sungai . Joran di tancapkan yg kuat di tepi sungai dan kenur di jepit di gagang joran dg diberi spare uluran 5 - 8 meter.
Mungkin teman2 bisa urun rembuk memberikan tambahan tehnik2 lainnya yg bisa bermanfaat bagi mania mancing kakapputih .....Salam strike selalu.
Memancing Ikan Air Laut
Pemancing sedang mengajar seekor ikan Marlin dengan cara memacing berjalan dengan sebuah kapal pancing (trolling)
Memancing ikan air laut adalah kegiatan, olahraga, hobi atau salah satu cara menangkap ikan dilaut dan dilakukan mulai dari pinggir pantai hingga ke tengah laut dengan menggunakan bantuan alat pemancing ikan.
Di air laut, memancing ikan pada zaman ini dapat dilakukan dengan cara:
1. Memancing pinggir laut
2. Memancing tengah laut
3. Memancing permukaan laut
Selain itu kondisi saat memancing ikan di laut dapat dilakukan pada siang hari (dari pagi hingga petang) dan juga malam hari. Namun semua kegiatan memancing di laut kadang selalu tergantung juga dengan keadaan cuaca di sekitarnya
FAKTOR CUACA
Tidak setiap pemancingan ikan di laut selalu berhasil dengan baik. Saat memancing ikan dilaut, faktor cuaca atau faktor alam sangat berpengaruh pada hasil tangkapan. Faktor cuaca biasanya tergantung dari bermacam faktor.
Faktor Cuaca di atas permukaan laut
1. Matahari dan Bulan
Terik tidaknya matahari pada siang hari kadang mempengaruhi kegiatan ikan. Memancing yang baik adalah saat menjelang pagi atau subuh, dimana secara biologis ikan baru keluar dari tidurnya dan mencari makan. Diteruskan hingga siang hari teriknya matahari yang terus bersinar tanpa adanya mendung dan gelap.
Sedangkan di malam hari berpengaruh kepada ada atau tidaknya bulan. Pada malam hari memancing ikan yang baik adalah pada saat tidak ada bulan atau dengan kata lain pada saat tidak ada sinar. Karena air laut itu mengandung garam maka jika ada sinar bulan pada malam hari akan menyebabkan senar pancing yang ada di dalam air laut akan terlihat seperti menyala, itu diakibatkan karena adanya sinar atau cahaya dari atas permukaan air. Tetapi untuk memancing cumi-cumi atau udang lebih sering dilakukan pada malam hari justru disaat ada bulan adalah saat yang paling baik, karena hewan-hewan ini sangat tertarik kepada cahaya yang menyebabkan mereka mengumpul di permukaan laut disaat ada bulan. Itu sebabnya mengapa nelayan pada malam hari menggunakan lampu atau petromak untuk mencari ikan kecil, udang dan cumi-cumi.
2. Angin, Ombak dan Awan
Kecepatan angin juga mempengaruhi kegiatan ikan, karena besar tidaknya ombak adalah akibat dari tiupan angin. Dari tiupan angin akan mengakibatkan adanya ombak dan juga bisa berpengaruh kepada ada atau tidaknya awan. Jika memancing di tengah teluk yang curam disaat ombak besar ikan-ikan yang lebih kecil biasanya akan menuju ke teluk yang mengakibatkan ikan-ikan besar juga ikut ke dalam teluk untuk mencari mangsa.
Aliran angin juga tergantung dari cuaca dan musim. Jika mendung dan matahari terhalang atau redup, ikan laut juga biasanya akan berenang dan berada lebih kedalam air atau bahkan ke dasar laut. Disaat hujan atau musim hujan, ikan laut cenderung lebih sedikit karena salinitas air laut atau kadar garam pada air laut berkurang yang disebabkan oleh banyaknya air tawar yang terbuang ke permukaan laut juga ditambah oleh aliran muara sungai tempat air tawar terbuang ke tengah laut dan mengakibatkan ikan menuju ke tengah laut, ke dasar laut atau bersembunyi dikarang. Sedangkan jika hujan terjadi di tengah laut dan hanya sebentar apalagi ketika hujan baru reda kadang ikan akan bertambah lapar dan agresif.
FAKTOR CUACA DIDALAM AIR LAUT
1. Suhu air laut
Suhu air laut sangat berpengaruh pada ikan, jika terlampau panas ikan akan lebih ke dalam laut atau ke tengah laut untuk mencari suhu yang lebih dingin, tetapi pada suhu yang agak tinggi ikan akan lebih agresif dalam mencari makan. Sedangkan jika suhu air laut terlampau dingin, ikan akan kurang dalam selera makan dan kurang begitu agresif. Suhu air laut daerah tropis berkisar antara 26 – 35 derajat celcius sedangkan pada daerah kutub bisa mendekati nol derajat celcius.
2. Arus air laut
Arus air dipengaruhi oleh keadaaan laut sekitarnya. Banyak kejadian pada saat situasi angin lemah, arus air bisa kencang atau pada saat angin kencang arus air dalam laut justru lemah. Jadi arus air tidak dipengaruhi oleh angin.
Jika arus air laut kencang dapat terlihat pada mancing dasar oleh miringnya senar pancing ketika timah pemberat umpan pancing dan mata kail sudah menyentuh dasar laut. Kadang mata kail dapat bergeser sangat jauh atau bahkan tidak dapat menyentuh dasar laut. Keadaan seperti ini dapat diatasi dengan memberi pemberat yang lebih besar. Seperti layaknya udara, air laut bergerak dari yang bersuhu dingin menuju ke suhu yang lebih hangat. Pada daerah pertemuan kedua arus inilah biasanya ikan banyak berkumpul.
3. Kejernihan air laut
Faktor kejernihan atau kekeruhan air laut juga patut diperhitungkan. Kadang kekeruhan air yang buruk atau banyaknya sampah dapat menyebabkan ikan berkurang. Saat yang lebih baik adalah pada keadaan laut sekitarnya bening dan berwarna biru terang dan matahari bersinar terik. Kadang perbedaan warna laut bisa diakibatkan oleh sinar matahari yang redup atau terhalang oleh mendung, hal ini dapat menyebabkan air laut terlihat keruh.
Tips Mancing Ikan Mujair
Jenis Ikan Mujair mulai berbiak pada umur sekitar 3 bulan, dan setelah itu dapat berbiak setiap 1½ bulan sekali. Setiap kalinya, puluhan butir telur yang telah dibuahi akan ‘dierami’ dalam mulut induk betina, yang memerlukan waktu sekitar seminggu hingga menetas. Hingga beberapa hari setelahnya pun mulut ini tetap menjadi tempat perlindungan anak-anak ikan yang masih kecil, sampai anak-anak ini disapih induknya.Dengan demikian dalam waktu beberapa bulan saja, populasi ikan ini dapat meningkat sangat pesat. Apalagi mujair cukup mudah beradaptasi dengan aneka lingkungan perairan dan kondisi ketersediaan makanan.
Tidak luput pula adalah berbagai tambak/empak, waduk dan danau-danau di Indonesia yang ‘ditanami’ ikan ini. Sebagai warga Kota Palopo, kami sering mancing mujair di tambak atau empang. Kebetulan banyak teman kami yang memiliki kolam mujair bahkan banyak pemilik tambak yang merelakan tambaknya untuk dipancing. Untuk memancing mujair, berbagai macam umpan dapat digunakan. Misalnya udang, cacing tanah, lumut, dan lain-lain. Lumutpun dapat digunakan sebagai umpan. Cara memasang umpan lumut pada kail adalah dengan mencelupkan kail ke ember kemudian diputar-putar sehingga lumut menjadi tergelung di kail.
Agar lumut mudah dipasang dan tidak hancur sebaiknha direndam di air yang dicampur garam. Selain menggunakan lumut, kita juga bisa menggunakan cacing sebagai umpan, namun waktunya akan lebih lama agar umpan ini dimakan ikan. Tarikan ikan mujair lumayan kuat saat menarik umpan.
Langganan:
Postingan (Atom)
A



