Senin, 19 September 2011

Apa itu memancing

Memancing (Inggris:Fishing) secara luas adalah suatu kegiatan menangkap ikan yang bisa merupakan pekerjaan, hobi, olahraga luar ruang (outdoor) atau kegiatan di pinggir atau di tengah danau, laut, sungai dan perairan lainnya dengan target seekor ikan. Atau bisa juga sebagai kegiatan menangkap ikan atau hewan air tanpa alat atau dengan menggunakan sebuah alat oleh seorang atau beberapa pemancing.

Namun dalam praktek dan dari hasil buruannya, tidak semua kegiatan memancing ikan selalu membuahkan hasil seekor ikan, memancing ikan dapat juga diartikan tidak saja untuk menangkap ikan namun juga kodok, penyu, ikan, cumi-cumi, gurita, bahkan ikan paus.

Memancing ikan dapat dibedakan berdasarkan alam buruannya, yaitu:
  • Memancing ikan air laut
  • Memancing ikan air tawar
Pada dasarnya memancing hanyalah salah satu cara menangkap ikan. Oleh karena itu banyak cara atau teknik menangkapp ikan yang lain.
SEKILAH TENTANG MEMANCING

Memancing bagi orang yang tidak suka adalah suatu hal yang membosankan malah dianggap kurang kerjaan, namun lain halnya bagi yang suka atau hobby, memancing merupakan seni dan memiliki tantangan tersendiri untuk mensiasati agar ikan melahap umpan yang terpasang dikail. Nilai seninya adalah pada saat pelampung tenggelam dan menarik ikan yang telah tersangkut di kail.

Rasa Kecewa dan Penasaran bila ikan yang telah ditarik ternyata bisa melepaskan diri, putusnya tali pancing (senar) juga bisa saja terjadi bila ikan yang didapat besar dan bergigi tajam contohnya seperti Bawal air tawar karena masih kerabat dengan Piranha oleh karenanya untuk memancingnya perlu disiasati dengan manggunakan neckline yaitu senar yang dilapisi kawat.

Didaerah yang masih bernuansa pedesaan banyak ditemukan kolam pemancingan malah terkadang di parit pinggiran sawahpun ada saja ikan yang dapat dipancing walaupun kecil, kalau beruntung bias dapat ikan gabus atau lele dengan ukuran yang lumayan.

Dengan peralatan yang sederhana yang terdiri dari joran bambu senar dan kail, orang-orang di perkampungan (boleh dibilang amatir) biasa memancing di kali/sungai dan danau tanpa memerlukan modal yang besar, namun semua itu indah bila dilakukan dengan senang hati

Apa itu mancing atau pancing

Memancing ikan adalah salah satu bentuk rekreasi bagi sebagian besar orang.
Memancing bisa melatih kesabaran, khususnya memancing di danau, waduk atau sungai.
Secara garis besar memancing di bagi 2 secara lokasi, yaitu :
  1. 1. Freshwater (air tawar)
  2. 2. Saltwater (air asin/laut/muara)
Peralatan memancing yang diperlukan secara umum adalah :
  1. Tongkat pancing/fishing rod
  2. -  Gulungan benang / reel
  3. -  Umpan (hidup/mati/artifisial)
  4. -  Mata kail
  5. -  Tang untuk melepas ikan dan lainnya
  6. -  Pelampung
  7. -  Timah
  8. -  Korang / tempat menyimpan ikan
  9. -  Dan lain lain
Tehnik memancing ada beberapa baik untuk lokasi freshwater (air tawar) maupun saltwater (air asin), yaitu :
  1. Memancing dasar/pelampung
    Tehnik ini menggunakan umpan cacing/pelet/ikan mati/cumi dll. Kalo menggunakan pelampung biasanya untuk air yang tidak terlalu dalam dan umpan menyentuh dasar.
    Pelampung akan bergerak naik turun ketika ikan menyambar umpan. Kalau memancing dasar tanpa pelampung sang pemancing harus peka merasakan tarikan di benang / tongkat pancing.
  2. Memancing koncer / gantung
    Agak mirip dengan memancing menggunakan pelampung, namun pelampung yang digunakan biasanya ikan hidup dengan rangkaian khusus dan targetnya adalah ikan predator...
    Umpan digantung tidak terlalu dalam, sesuai lokasi ikan target berada. Dan pelampungnya yang umum digunakan nelayan adalah plastik yang ditiup seperti balon.
  3. Memancing Trolling/ seret
    umpan yang digunakan bisa menggunakan ikan mati / umpan-umpanan yang menyerupai ikan dalam bentuk dan gerakan. Ada juga yang namanya konahead yang menyerupai cumi.
    Target ikannya adalah ikan ikan pelagis seperti tenggiri, kuwe, tuna, marlin, billfish dll.
    Untuk memancing tongkol, para nelayan memdofifikasi tehnik trolling dengan menggunakan bulu-bulu dan benang ukuran sedang dan kail beruntun berjumlah banyak
  4. Memancing Casting
    menggunakan umpan-umpanan yang menyerupai ikan atau jamak disebut lure/minnow.
    Casting itu sendiri cukup luas tergantung umpan yang digunakan. Popping masuk kategori ini.
    Bedanya popping adalah dibanding casting biasa, kalau popping lebih cenderung menganggu teritori/area ikan predator, sehingga mereka menggigit untuk membunuh, bukan makan.
    Kalau casting menggunakan lure bukan popper cenderung untuk menipu ikan dengan meniru gerakan yang mau mati / lemah sehingga mengundang predator untuk menyambar.

Sabtu, 17 September 2011

KAKAP MERAH

Ikan kakap merah adalah salah satu jenis ikan kakap yang mempunyai sisik berwarna merah. Ikan ini menempati jumlah terbanyak dalam jenis ikan kakap yang banyak ditemui di perairan Laut Indonesia. Ikan ini juga merupakan salah satu favorit pemancing ikan di Indonesia.  Beberapa nama lokal untuk ikan Kakap yakni:
    Ikan kakap merah (L. campechanus)
    Ikan kakap merah (L. campechanus)
  • Jawa Tengah dan Jawa Timur: Kellet, Darongan, Bambangan
  • Jawa Barat dan Jakarta: Kakap Merah, Ikan Merah, Bambangan
  • Madura: Posepa
  • Bangka: Bran, Bambang
  • Sulawesi Selatan: Bambangan, Bacan, Delise
  • Sulawesi Tenggara: Langgaria, Gacak
  • Sulawesi Utara: Lolise
  • Ambon (Maluku): Delis, Sengaru, Rae
  • Seram (Maluku): Popika
Hobi Mancing Jadi Obat Menguji Kesabaran
Tribun Kaltim - Senin, 29 Agustus 2011 15:52 WITA
Share |
Tribun Kaltim/Martinus Wikan
Asisten Pelatih Persiba Hariyadi
Berita Terkait
BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id -  Di sela-sela kesibukannya sebagai pelatih sepakbola, Haryadi, pelatih tim Persiba Balikpapan ternyata punya hobi yang jauh dari bola. Dia memiliki kegemaran memancing.

Bagi Haryadi memancing  sangat bagus untuk melatih kesabaran. Haryadi sering memancing saat berada di Salatiga, Jawa Tengah. Kegemaran memancing muncul ketika dirinya berhasil mendapatkan ikan.

"Saya memiliki kesenang memancing saat dapat ikannya, dan ikan yang dipancing belum dapat saya harus belajar menunggu, ini yang menguji kesabaran," ungkap ayah dua putra ini.

Memcancing tak sekadar hobi,  tapi dari memancing bisa mengasah kesabaran hati seorang pelatih sepakbola. Menurut Haryadi, menjadi pelatih diperlukan kesabaran dan ketekunan dan ini menjadi kepuasan tersendiri.


Selama bulan Ramadhan, Haryadi libur di kediamannya, Solo bersama istri tercinta, Juyeti Veni Istaria. (*)
Mabuk laut merupakan suatu kondisi yang paling tidak disukai oleh pemancing. Dikalangan para pemancing istilah mabuk laut lebih terkenal dengan sebutan Jackpot. Perjalanan mancing yang semula menyenangkan bisa berubah seketika akibat mabuk laut. Jika seseorang terkena mabuk laut akan sulit untuk menghentikannya untuk tidak jackpot kecuali balik ke darat. Berikut ini beberapa tips agar tidak mengalami mabuk laut : 1. Istirahat yang cukup serta minum obat anti mabuk atau gunakan koyo pada bagian tertentu sebelum berangkat ke laut. Yang penting jaga kondisi badan untuk tetap fit sebelum menuju laut.
2. Usahakan makan dulu sebelum ke laut, jaga jangan sampai perut kosong. Konsumsi makanan yang
banyak mengandung serat dan makan buah-buahan. Hindari makanan yang berminyak.
3. Saat berada di kapal usahakan agar mata tetap memfokuskan pandangan ke garis horisontal,
badan jangan terlalu membungkuk atau melihat ke bawah, hal ini bisa membuat lebih cepat merasa
mual. Jika belum terbiasa jangan sekali-kali merangkai alat pancing sendiri di kapal, minta
tolong saja kepada ABK untuk merangkai atau memsang dan merangkai umpan
4. Kenakan jaket jika udara terasa dingin agar tidak masuk angin
5. Hindari tempat mesin yang berbau solar, karena asap buangan mesin tersebut bisa membuat
pusing.
6. Menjelang pergantian waktu dari siang ke malam hari, sempatkan untuk beristirahat/tidur
sebentar saja baru kemudian mancing lagi. karena bagi orang yang belum terbiasa, saat-saat itu
berpotensi memicu terjadinya mabuk laut dikarenakan jarak pandang mata pada siang hari yang
cukup jauh berkurang akibat berkurangnya intensitas cahaya matahari.
7. Bawalah obat-obatan yang bisa mencegah terjadinya mabuk laut. Seperti; Dramamine (obat anti
motion sickness), obat maag untuk mengurangi asam lambung, kimite patch (semacam plester yang
ditempelkan dibelakang telinga), analgetik untuk menghilangkan pusing.
Tindakan yang harus dilakukan jika mengalami mabuk laut :
1. Baringkan badan dengan posisi kepala lebih rendah dari kaki
2. Kendurkan ikat pinggang sehingga pernafasan perut tidak terganggu
3. Minum obat anti mual golongan B6 (Daramamine,sturgeon dsb)
4. Jika mengalami pusing yang hebat, minum analgetik
5. Makan atau minum sesuatu yang bisa menghangatkan badan, lalu cuci muka dengan air hangat
6. Cari posisi yang nyaman sehingga pernafasan bisa teratur kembali
7. Jika keadaan tidak membaik juga segera kembali ke darat dan periksa ke dokter.
Selain tips diatas, para pemancing memiliki cara tersendiri untuk mengatasi mabuk laut
diantaranya :
1. Jika ada salah satu temannya yang mengalami mabuk laut/Jackpot pemancing lain memberikan
joran yang sedang strike. Hal ini bertujuan untuk mengalihkan perhatiannya sehingga lupa
dengan mabuk lautnya.
2. Makan hati ikan mentah
3. makan lumpur laut
4. Minum air laut/kumur dengan air laut
5. Disuruh berenang di laut

Pak Harto Pancing Ikan Besar Dibantu Marinir

 
2 Votes
Soeharto di tengah kesibukannya sebagai presiden dikenal sangat hobi dengan memancing. Hobi inilah yang paling banyak diberitakan oleh media masa saat itu. Namun seperti biasa dibalik itu timbul cerita mering bahwa Pak Harto saat mendapatkan pancingan ikan besar, karena di bawah laut ada marinir yang memberikan ikat tersebut.  Bekas Menteri Penerangan Harmoko termasuk orang yang penasaran dengan kabar itu. Dalam “Pak Harto, The Untold Stories”, Harmoko menanyakan kebenaran kabar itu ke Soeharto. Ternyata ditanya Harmoko dengan nada “miring” begitu, Soeharto tidak tersinggung. “Lihat saja nanti,” jawab Soeharto singkat.
Harmoko pun ikut memancing bersama Soeharto. Saat itu, Harmoko melihat sendiri kalau Marinir yang ditempatkan di bawah kapal hanya rumor. Menurut Harmoko, Soeharto sering mendapat ikan besar karena sabar dan pandai memilih lokasi memancing. “Bukan Marinir yang ada di bawah kapal, melainkan rumpon–tempat ikan berkembang biak, yang terbuat dari becak-becak bekas yang dibuang ke laut,” ucap Harmoko.
Kisah hobi memancing Soeharto juga dituturkan Hioe Husni Wirajaya, orang yang sering ditugaskan menemani Soeharto memancing. Menurut Hioe, Soeharto memancing bukan untuk bersenang-senang.
“Pak Harto lebih sering tampak berpikir ketika menunggu mata kailnya disambar ikan. Ya, memikirkan apalagi kalau bukan memikirkan pekerjaan beliau,” ucap Hioe.
Pernah juga ketika sedang memancing, Soeharto melihat kapal perang melintas. Ternyata, itu merupakan kapal pengamanan. Soeharto malah merasa terganggu dengan kehadiran kapal perang itu. “Ini kan kegiatan incognito (non-formal, di luar acara kenegaraan). Mereka kan punya keluarga, biarkan istirahat dengan keluarganya. Ini hari libur,” kata Soeharto.
Setelah itu, Soeharto pun meminta ajudannya mempersiapkan hasil memancingnya agar dibagikan ke prajurit yang ada di kapal perang. Saat itu, jumlah prajurit ada 60 orang. Sedangkan jumlah tangkapan hanya 20 ikan. “Oh, tidak bisa kebagian satu ekor untuk setiap orang ya,” ujar Soeharto, yang menurut Hioe selalu berusaha menyenangkan orang lain ini